Rumah Amal Ukhuwah merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kepedulian sosial. Melalui penggalangan dana ini, Rumah Amal Ukhuwah berperan sebagai penghubung antara para donatur dan masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kami tidak memiliki hubungan keluarga secara langsung dengan para penerima manfaat, namun memiliki komitmen kuat untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah, dengan menyalurkan bantuan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.
Bencana alam melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan berdampak signifikan terhadap masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Peristiwa ini terjadi pada pertengahan Desember 2025 akibat kondisi cuaca ekstrem yang memicu bencana besar di beberapa daerah. Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.071 jiwa, dengan rincian 455 orang di Aceh, 369 orang di Sumatera Utara, dan 247 orang di Sumatera Barat, sementara 185 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Selain korban jiwa, ribuan warga terdampak harus mengungsi, kehilangan tempat tinggal, serta mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan. Kondisi ini membutuhkan perhatian dan bantuan segera dari berbagai pihak untuk meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan.

Para korban bencana saat ini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Banyak keluarga kehilangan anggota keluarganya, tempat tinggal rusak atau hancur, serta harus mengungsi ke lokasi yang serba terbatas. Di sejumlah titik pengungsian, para penyintas masih mengalami kekurangan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian layak, dan perlengkapan tidur. Akses layanan kesehatan juga menjadi tantangan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan korban luka yang membutuhkan penanganan segera. Selain beban fisik, para korban juga mengalami tekanan psikologis akibat kehilangan, trauma, dan ketidakpastian kondisi ke depan, sehingga membutuhkan dukungan berkelanjutan baik secara materi maupun moral.
Sejak menerima informasi terkait bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Rumah Amal Ukhuwah telah melakukan berbagai upaya untuk menghimpun bantuan dari masyarakat. Penggalangan dana dilakukan melalui kampanye donasi di platform daring, penyebaran informasi melalui media sosial, serta ajakan langsung kepada para relawan, mitra, dan jaringan donatur untuk ikut berpartisipasi. Selain itu, kami juga terus mengedukasi masyarakat mengenai kondisi terkini para korban agar semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu. Upaya ini dilakukan dengan penuh komitmen dan keikhlasan sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.

Seluruh dana yang terkumpul dari penggalangan dana ini, dengan estimasi total Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) yang pembagiannya dapat berubah sesuai kebutuhan di lapangan, akan digunakan untuk bantuan kebutuhan dasar sebesar 35%, bantuan kesehatan 20%, bantuan pengungsian 20%, santunan bagi keluarga korban meninggal dunia 20%, dengan penyaluran yang dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penggalangan dana ini sangat dibutuhkan karena kondisi para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih memerlukan bantuan yang berkelanjutan. Banyak keluarga kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, serta sumber penghidupan, sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Bantuan darurat yang tersedia saat ini belum sepenuhnya mencukupi untuk menjangkau seluruh korban, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu. Melalui galang dana ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, pengungsian, serta memberikan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia dan mendukung proses pemulihan pascabencana, sehingga para penyintas dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka secara bertahap.
Dokumentasi Pribadi, 18-20 Desember 2025
-
JAMKRIDA KALSEL
Rp. 250.000
-
UPZ Uniska MAB
Rp. 5.500.000
-
Yayasan Ashabul Kahfi Tabalong
Rp. 64.408.000
PENYALURAN TAHAP 1
Rp. 33.762.000
ACEH, shalokalindonesia.com— Kepedulian masyarakat Banua terhadap korban bencana alam di Sumatera diwujudkan melalui program Banua Peduli Sumatera.

Rumah Amal Ukhuwah bersama AVI Humanity menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang pada 18–20 Desember.
Bantuan disalurkan ke empat lokasi terdampak, sekaligus dilengkapi dengan pendirian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga selama masa tanggap darurat.
Keberadaan dapur umum tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
Ketua Rumah Amal Ukhuwah, Said Abdurrazak Fachruddin Noor Fachir, yang memimpin langsung proses penyaluran bantuan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat Banua yang telah menitipkan kepedulian dan solidaritasnya kepada Rumah Amal Ukhuwah dan AVI Humanity.
Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan secara bertanggung jawab agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok serta dukungan logistik penting lainnya.
Proses distribusi dilakukan dengan melibatkan relawan serta berkoordinasi bersama tokoh masyarakat setempat guna memastikan pemerataan bantuan di setiap wilayah yang terdampak.
Sebelumnya, Rumah Amal Ukhuwah dan AVI Humanity juga telah menggelar penggalangan dana kemanusiaan bersama 11 yayasan yang tergabung dalam Share Edu Kalimantan Selatan pada 10 Desember lalu.
Dari kegiatan tersebut, berhasil dihimpun donasi hampir Rp900 juta, yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta.
Melalui sinergi ini, program Banua Peduli Sumatera diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta harapan bagi para korban bencana untuk bangkit dan pulih.
Rumah Amal Ukhuwah mengajak masyarakat untuk terus memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial sebagai wujud gotong royong dalam membantu sesama yang membutuhkan.
Jika ingin versi lebih singkat, lebih formal, atau disesuaikan dengan gaya media tertentu, tinggal bilang. (na)
